Laman

Tampilkan postingan dengan label jogja dekat dihati...... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jogja dekat dihati...... Tampilkan semua postingan

Selasa, Mei 03, 2011

~ Donasi Pembangunan 2 Masjid di Gunung Kidul ~

Masjid Al Ikhlas yang Ingin Diperluas (Tampak Luar)

 
Masjid Al Ikhlas yang Ingin Diperluas (Tampak Dalam)


Masjid Al Muttaqin Tampak Depan



Masjid Al Muttaqin Tampak Dalam




Donasi Pembangunan 2 Masjid di Gunung Kidul




Rabu, 20 April 2011 09:30
Muhammad Abduh Tuasikal
Pusat Informasi


Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala aalihi wa shohbihi ajma’in.


Berkat karunia Allah, dakwah di desa kami dan sekitarnya semakin berkembang. Ritual keagamaan yang tidak diajarkan dalam Islam semakin lama semakin ditinggalkan. Itu semua berkat karunia dan taufik dari Allah. Suasana masjid pun semakin sesak dengan para jama’ah yang sudah mulai sadar akan hakikat hidup sebenarnya yaitu untuk beribadah pada Allah. Karena semakin sesaknya masjid, sebagian masjid dari 7 masjid yang kami kelola butuh untuk diperluas dan yang lainnya butuh untuk diperbaiki karena kondisi fisiknya yang sudah tidak layak.


Pada kesempatan kali ini kami menawarkan pada para jama’ah yang memiliki kelebihan rizki untuk bisa membantu dalam pembangunan 2 masjid (Masjid Al Muttaqin dan Masjid Al Ikhlas) di desa kami yang membutuhkan dana total sekitar Rp. 50.000.000,-. Moga dengan pembangunan dua masjid ini semakin memudahkan dakwah di tempat kami, di daerah pedalaman Gunung Kidul yang di mana dakwah agama lain sudah ikut merambah (seperti dari umat Kristiani dan umat Budha).


Bagi yang ingin berpartisipasi, silakan mentransfer dananya ke rekening berikut:


Rekening BCA KCP Kaliurang atas nama Muhammad Abduh Tuasikal: 8610123881


Rekening BNI Syariah atas nama Sdr Muhammad Abduh Tuasikal: 0194475165


Setelah mengirimkan donasi, silakan mengkonfirmasi ulang ke 0815 680 7937 (via SMS) dengan mengetik nama donatur (jika ingin disebut), besar dana, rekening tujuan, tanggal transfer, keperluan donasi.


Contoh: Hamba Allah#Rp.2.000.000#BCA#19 April 2011#pembangunan masjid.


Donasi ini berlaku mulai 19 April 2011 sampai dengan 27 Juni 2011.


Allah Ta’ala berfirman,
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ


“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)


Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ


“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim, dari Abu Hurairah)


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ بَنَى مَسْجِدًا يَبْتَغِى بِهِ وَجْهَ اللَّهِ ، بَنَى اللَّهُ لَهُ مِثْلَهُ فِى الْجَنَّةِ


“Barangsiapa yang membangun masjid (karena ingin mengharap wajah Allah), Allah akan membangunkan bangunan yang semisalnya di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari ‘Utsman bin ‘Affan)




Laporan Donasi Pembangunan 2 Masjid di Desa Girisekar, Panggang,Gunung Kidul




1.20/4/2011 Hamba Allah (0878830 ***) Rp.100.000 (via BCA)


2.20/4/2011 Hamba Allah (08190594 ***) Rp.100.000 (via BCA)


3.20/4/2011 Hamba Allah (08119780 ***) Rp.750.000 (via BCA)


4.20/4/2011 Ummu Fathia (via BBM) Rp.500.000 (via BCA)


5.20/4/2011 Hamba Allah (0815897 ***) Rp.500.000 (via BCA)


6.20/4/2011 Achsan Hamzah (08138074 ***) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)


7.20/4/2011 Hamba Allah (08132809 ***) Rp.200.000 (via BCA)


Total Donasi per 20/4/2011 = Rp.3.150.000


8.21/4/2011 Ummu Davin (via BBM) Rp.500.000 (via BCA)


9.21/4/2011 Hamba Allah (08175111 ***) Rp.100.000 (via BCA)


10.21/4/2011 Hamba Allah (08981441 ***) Rp.300.000 (via BCA)


11.21/4/2011 Hamba Allah (081317424 ***) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)


12.21/4/2011 Tasmini (alm) (085213033 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)


13.21/4/2011 Hamba Allah (0878816 ***) Rp.75.000 (via BCA)


14.21/4/2011 Ummu Anditya (via BBM) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)


15.21/4/2011 Hamba Allah (08115797 ***) Rp.500.737 (via BCA)


16.21/4/2011 Hamba Allah (08581405 ***) Rp.25.000 (via BCA)


17.21/4/2011 Tinni Hendartini (08159270 ***) Rp.700.000 (via BCA)


18.21/4/2011 Abdullah (08524534 ***) Rp.100.000 (via BCA)


19.21/4/2011 Hamba Allah (087861221 ***) Rp.25.000 (via BCA)


Total Donasi per 21/4/2011 = Rp.8.475.737


20.22/4/2011 Rizkon Robbi (081588722 ***) Rp.200.000 (via BCA)


21.22/4/2011 Hamba Allah (0856233 ***) Rp.500.000 (via BCA)


22.22/4/2011 Sundari S Jakarta (0817989 ***) Rp.250.000 (via BCA)


23.22/4/2011 Hamba Allah (081380060 ***) Rp.100.000 (via BCA)


24.22/4/2011 Hamba Allah (082114937 ***) Rp.2.500.000 (via BCA)


25.22/4/2011 Hamba Allah (03170635 ***) Rp.500.000 (via BCA)


26.22/4/2011 Linda Assegaf (08128507 ***) Rp.100.000 (via BCA)


Total Donasi per 22/4/2011 = Rp.12.625.737


27.23/4/2011 Hamba Allah (08161933 ***) Rp.200.000 (via BCA)


28.23/4/2011 Hamba Allah (0817758 ***) Rp.100.000 (via BNI Syariah)


29.23/4/2011 Ikhwan Bandung (081511233 ***) Rp.2.000.000 (via BNI Syariah)


30.23/4/2011 Hamba Allah (081515324 ***) Rp.1.000.000 (via BNI Syariah)


31.23/4/2011 Hamba Allah (0811157 ***) Rp.2.o00.000 (via BCA)


32.23/4/2011 Haryogo Pamungkas (via BBM) Rp.500.000 (via BNI Syariah)


33.23/4/2011 Rini Ummu Afif (via BBM) Rp.500.000 (via BNI Syariah)


34.23/4/2011 Ria Fityani (via BBM) Rp.100.000 (via BCA)


35.23/4/2011 Hamba Allah (081805039 ***) Rp.20.000 (via BCA)


36.23/4/2011 Hamba Allah – Jamaah Bali (08175599 ***) Rp.100.000 (via BCA)


37.23/4/2011 Hamba Allah (081939690 ***) Rp.50.000 (via BCA)


Total Donasi per 23/4/2011 = Rp.19.195.737


38.24/4/2011 Slamet Mbali-GK Rp.10.000 (langsung)


39.24/4/2011 Yayuk Y Ummu Ananda (08128371 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)


40.24/4/2011 Yuri Zagloel (08118795 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)


41.24/4/2011 Ranti-Thomas-Arnaldo (08182012 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)


42.24/4/2011 Hamba Allah di Jakarta (08136636 ***) Rp.75.000 (via BCA)


43.24/4/2011 Hamba Allah (0813987014 ***) Rp.50.000 (via BCA)


44.24/4/2011 Hamba Allah (081254244 ***) Rp.300.000 (via BCA)


45.24/4/2011 Nevi Harlina (0818074911 ***) Rp.300.000 (via BNI Syariah)


46.24/4/2011 Hamba Allah (08161995 ***) Rp.100.000 (via BCA)


47.24/4/2011 Abdullah (08153785 ***) Rp.1.000.000 (via BCA)


Total Donasi per 24/4/2011 (pukul 14.00 WIB) = Rp.24.030.737


Laporan Penyerahan Donasi


1.24/04/2011 (19.30 WIB) Penyerahan dana I untuk Masjid Al Muttaqin Pucang = Rp.10.010.000


Semoga Allah berkahi rizki bapak/ibu sekalian.


Koordinator Takmir Masjid Desa Girisekar


Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunung Kidul, D.I. Yogyakarta


Muhammad Abduh Tuasikal


http://www.rumaysho.com/








Selasa, Februari 22, 2011

Kaum muslimin.. semoga senantiasa dirahmati Allah…


Laporan Donasi Program Recovery Merapi (14/2/2011)


Posted on February 15, 2011 by Abu Mushlih


Segala puji bagi Allah, salawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka. Amma ba’du.


Kaum muslimin.. semoga senantiasa dirahmati Allah…


Tidak terasa telah sekian lama program recovery Merapi digulirkan. Semenjak bulan Januari 2011 hingga pertengahan Februari 2011 ini Posko Dakwah dan Sosial Al-Atsari masih terus bergerak untuk menebarkan dakwah dan menyalurkan bantuan para dermawan ke lereng Merapi. Kegiatan dakwah berupa pengajian maupun penyaluran bantuan -alhamdulillah- masih tetap berjalan di tengah terpaan musibah yang sampai saat ini masih belum berhenti. Erupsi Merapi yang memuntahkan awan panas dan lontaran batu mungkin sudah banyak sekali berkurang, atau bahkan hampir tiada. Akan tetapi banjir lahar dingin dan musibah kehilangan rumah dan pekerjaan tetap saja masih menghantui. Hanya kepada Allah kita berharap dengan musibah ini dapat mempertebal iman dan takwa kita kepada-Nya, bukan justru menjauhkan dari ibadah kepada-Nya semata…


Maka di saat-saat semacam ini bantuan moril berupa nasehat dan wejangan serta bimbingan rohani adalah sesuatu yang sangat berarti bagi para pengungsi secara khusus dan korban bencana Merapi secara umum. Menyaksikan puing-puing rumah yang telah luluh lantak bukan pemandangan yang asing lagi bagi para relawan yang rajin menyambangi lereng Merapi. Seolah-olah sebelumnya tidak ada pemukiman dan tak ada denyut nadi perekonomian di tanah ini. Karena yang tampak adalah bebatuan, pasir, pohon-pohon yang tumbang, rumput-rumputan, sebagian jalan aspal pun seolah tak ada karena telah tertimbun material ratusan meter jaraknya. Perjalanan menyusuri lereng Merapi dari bantaran Sungai Gendol di desa Argomulyo -yang berjarak 12 Km dari puncak Merapi- sampai dusun Kopeng, Jambu, Petung dan Kaliadem -yang berjarak 4-6 Km dari puncak Merapi- sudah berulangkali kami lalui. Nestapa pengungsi seolah senantiasa menyelimuti setiap perjalanan relawan di lereng Merapi.


Beberapa waktu lalu, kami bertemu dengan Bapak Suwarno yang dahulunya menetap di dusun Petung yang kini telah musnah akibat erupsi. Beliau adalah sosok bapak-bapak yang cukup arif dalam menyikapi musibah ini. Deraan musibah yang bertubi-tubi sehingga memaksa diri dan keluarganya untuk mengungsi kesana kemari tidak melunturkan keyakinannya kepada Rabb penguasa langit dan bumi. Sholat berjama’ah di masjid rajin beliau jalani. Di antara sekian banyak jama’ah Sholat Jum’at maka beliaulah orang pertama yang hadir di masjid An-Nur Pagerjurang; salah satu posko tempat kami menggerakkan kegiatan pengajian dan khutbah di lereng Merapi. Beliau juga menceritakan, bahwa masih banyak saudara-saudaranya -sesama muslim- di lereng Merapi ini yang tak kunjung menyadari apa hikmah yang tersimpan di balik musibah ini. Inilah yang semakin mendorong kami untuk ikut serta dalam proyek dakwah dan kemanusiaan ini. Sedikit demi sedikit menyelami kehidupan para pengungsi dan memberikan dorongan spiritual bagi mereka untuk bangkit dan kembali menata diri…


Barak pengungsian sampai saat ini masih menjadi tempat berteduh bagi para pengungsi korban erupsi. Walaupun ada juga sebagian dari mereka yang tidak mau tidur di pengungsian. Mengapa? Karena masih belum bisa menerima kenyataan bahwa rumahnya telah hancur dan tiada…. Tidur di ruang kelas SMK bersama pengungsi yang lain sudah menjadi sajian hidup mereka sehari-hari. Listrik mati akibat guyuran hujan dan angin kencang yang merobohkan pepohonan dan memutuskan kabel jaringan sudah biasa mereka alami. Sebagian jembatan yang putus akibat lahar dingin hingga hari ini pun belum bisa tersambung lagi. Dalam situasi rawan semacam ini pemanfaatan HT (Handy Talky) sebagai jalur komunikasi penanganan musibah sangat penting bagi relawan maupun pengungsi. Selain itu, dikarenakan sumber air yang telah terputus alirannya akibat erupsi maka penduduk pun mengalami kesulitan air bersih untuk keperluan sehari-hari. Alhamdulillah pasokan air dari PMI masih setia melayani masyarakat di lereng Merapi. Entah, sampai kapan kondisi ini akan berlangsung… Hanya Allah yang mengetahuinya…


Dengan senantiasa memohon kepada Allah ta’ala, Posko Dakwah dan Sosial Al-Atsari berusaha untuk ikut meringankan musibah yang melanda. Sampai saat ini partisipasi kaum muslimin dalam menjalankan program recovery ini masih terus menyertai, segala puji bagi Allah yang atas karunia dari-Nya segala kebaikan bisa terlaksana…


Berikut ini kami laporkan, bahwa selama program recovery:


Total pengeluaran donasi program recovery sejak 1 Januari 2011 – 14 Februari 2011 adalah sebesar:


Rp.33.067.800,-


Rincian pengeluaran bisa diunduh di tautan berikut ini:


http://www.archive.org/download/LaporanPengeluaranDonasiRecoveryMerapiYpia14Febr2011/LaporanPengeluaranProgramRecoveryBencanaMerapi2011.14Feb2011.pdf


Total pemasukan donasi program recovery sejak 1 Januari 2011 – 14 Februari 2011 adalah sebesar:


Rp.39.151.350,-


Rincian pemasukan bisa diunduh di tautan berikut ini:


http://www.archive.org/download/LaporanDonasiRecoveryMerapiYpia14Febr2011/LaporanPemasukanProgramRecoveryBencanaMerapi2011.14-2.pdf


Sebagai tambahan informasi, bahwa selama tanggap darurat Merapi:


Total pemasukan donasi program tanggap merapi sejak 29 Oktober 2010 – 31 Desember 2010 adalah sebesar:


Rp.239.762.854,-


Rincian pemasukan bisa diunduh di tautan berikut ini:


http://www.archive.org/download/LaporanDonasiMerapi31Des2010/LaporanPemasukanProgramTanggapBencanaMerapi2010.pdf


Total pengeluaran donasi program tanggap merapi sejak 29 Oktober 2010 – 31 Desember 2010 adalah sebesar:


Rp.218.225.002,-


Rincian pengeluaran bisa diunduh di tautan berikut ini:


http://www.archive.org/download/LaporanPengeluaranDonasiMerapi31Des2010/LaporanPengeluaranProgramTanggapBencanaMerapi2010.pdf


Inilah sekilas laporan yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi kita semua. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.


Yogyakarta, 16/2/2011


Posko Dakwah dan Sosial Al-Atsari

foto....Akhi Nurman Susanto....

Senin, Januari 17, 2011

Balutilah diri dengan Qona'ah.....

Dalam perjalanan pulang dari Cangkringan......terlihat seorang ibu sedang mengorek-ngorek tanah dengan ranting kayu......sementara anak2 nya sedang bermain-main......diri ini berkata apa yang dicari oleh ibu itu......sewaktu mobil lewat dan mendekat ke arahnya......terlihat hasil carian ibu itu.....piring, mangkuk dan perkakas dapur yang lain......saban hari kita makan diatas piring yang berhias cantik.....di gubuk yang nyaman dan indah.....akan tetapi ibu ini.....habis gubuknya runtuh ke bumi.....tapi beliau tetap berusaha mencari apa yang tersisa dari gubuknya......melihatnya berkaca mata.....sedangkan sewaktu di kawasan puncak......pengunjung dihiburkan dengan lagu dari pembesar suara.....makanan dijual......permaian anak2......deraian ketawa dan bergaya menggambil gambar kerna kawasan itu sudah menjadi tempat wisata yang populer di Jogja masa kini......

“Lihatlah orang yang dibawah kalian dan janganlah melihat orang di atas kalian, karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian untuk tidak memandang hina nikmat Allah yang dilimpahkan kepada kalian.” (Diriwayatkan Muslim dan At-Tirmidzy)




Ini hasil pencarian ibu itu.....

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (bahaya) rasa gundah gulana dan kesedihan, (rasa) lemah dan malas, (rasa) bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penguasaan orang lain.”

“Ya Allah, jadikanlah aku merasa qona’ah (merasa cukup, puas, rela) terhadap apa yang telah engkau rizkikan kepadaku, dan berikanlah berkah kepadaku di dalamnya, dan jadikanlah bagiku semua yang hilang dariku dengan lebih baik.”

Mereka memerlukan sentuhan kasih dari kita......

Bantuan dapat disalurkan ke:



Rekening BNI UGM Yogyakarta


Nomor rekening 0125792540 a.n. Devi Novianti


Rekening Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta


Nomor rekening 0947008920 a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro


Rekening Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705


Nomor rekening 137-00-065.4879-2 a.n. Bintoro

Rekening BCA


Nomor rekening 0130537146 a.n. Hanif Nur Fauzi


Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:


Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi


Ke nomor :


0852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.)

atau
0856 4305 2159 (Nizamul Adli)


YM: ypiapeduli@yahoo.com


Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaan.




Kamis, Januari 13, 2011

Kibarkan Tauhid, Bencana Apapun Yang Melanda!

Bismillah…

Sudah dua bulan, bahkan lebih, sebagian wilayah Jogja, Magelang dan sekitarnya ‘mengerang’ kesakitan akibat deraan musibah yang bertubi-tubi. Erupsi Merapi, awan panas, lahar, hujan abu, pengungsian, banjir lahar dingin, hingga jembatan putus dan tanah longsor bagaikan untaian cobaan yang tak terputus.

Derita Cangkringan











Cangkringan, salah satu kecamatan di Sleman yang paling banyak terdampak bencana ini. Wilayah kecamatan Cangkringan yang terdampak bencana erupsi Merapi ini diantaranya adalah desa Argomulyo, Wukirsari, Umbulharjo, Glagaharjo dan Kepuharjo. Di desa-desa tersebut, anda bisa menyaksikan perkampungan yang telah hilang, reruntuhan rumah, tumpukan material yang membenamkan bangunan, masjid yang rusak dan hilang, jembatan putus, dan sisa-sisa bangkai ternak yang hangus terbakar awan panas. Salah satu contohnya, di dusun Kopeng, Jambu, Petung, dan Kaliadem yang berada di wilayah desa Kepuharjo, akan didapati di sana suasana yang sangat memprihatinkan… Pemukiman yang sudah hancur -bahkan musnah- akibat landaan lahar dan awan panas… Pohon-pohon yang terbakar dan tumbang…Jalan-jalan yang tertutup oleh bebatuan dan pasir ‘muntahan’ Gunung Merapi.

Kepedulian dan Bantuan






Di tengah kondisi semacam ini, berbagai relawan yang tergerak hatinya untuk memberikan bantuan pun datang melakukan sesuatu demi keselamatan dan kelanjutan hidup warga yang tertimpa bencana tersebut. Saat ini, pengungsian masih berlangsung di balai desa dan sekolah-sekolah -meskipun tidak sebanyak ketika di Stadion Maguwoharjo-. Sementara itu, shelter/hunian sementara yang dibangun masih dalam proses pengerjaan. Bantuan dari berbagai pihak berdatangan dalam bentuk sembako, pakaian, kebutuhan rumah tangga, dan lain sebagainya.

Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari (YPIA) bersama dengan Islamic Centre Bin Bazz (ICBB), Pondok Pesantren Jamilurrahman dan Majelis Ta’lim Al-Furqon Magelang bekerjasama dengan pihak-pihak terkait -pemerintah dan warga setempat- untuk ikut meringankan beban mereka. Di antara kegiatan yang sudah dijalankan dalam proses recovery ini adalah; kerja bakti massal, pengajian rutin, pengajian umum, bantuan logistik, bantuan buku dan alqur’an, temu takmir se kecamatan Cangkringan, bantuan untuk renovasi masjid, dan lain-lain.

Ini semua tentu saja bisa terlaksana dengan pertolongan dari Allah, kemudian juga berkat bantuan dari segenap saudara-saudara kami kaum muslimin dari berbagai penjuru. Hal ini terbukti dengan aliran donasi dari kaum muslimin melalui rekening kami yang sedemikian besar -200 juta lebih- untuk program tanggap bencana ini. Untuk ke depan donasi -dalam bentuk barang atau uang- tetap masih sangat diperlukan. Mengingat kondisi yang masih belum stabil dan ditambah lagi ancaman banjir lahar dingin di bantaran sungai-sungai yang berhulu di lereng Gunung Merapi yang sewaktu-waktu bisa saja menghantam pemukiman.

Semuanya Sudah Ditakdirkan…

Agenda yang rencananya kami lakukan hari ini -Senin, 10 Januari 2011- adalah kerja bakti massal bersama relawan dari Magelang di bawah pimpinan Ust. Muhammad Wujud -hafizhahullah- yang berjumlah sekitar 600 orang. Akan tetapi, karena akses jalan menuju Jogja dari Magelang tertutup akibat banjir lahar dingin yang memutuskan jembatan dan membenamkan sebagian pemukiman, sehingga agenda ini pun ditunda. Semuanya berjalan dengan takdir Allah. Allah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Kami pun menyadari, bahwa saudara kami di Magelang membutuhkan bantuan, sebagaimana saudara kami di Cangkringan juga membutuhkan bantuan. Dalam dua-tiga pekan terakhir, ratusan relawan dari Magelang berduyun-duyun ‘menjenguk’ kondisi lereng Merapi dan membersihkan ‘wajah’nya yang tertimbun pasir dan bebatuan. Ini merupakan bukti rasa simpati dan kecintaan yang tertanam di dalam hati mereka kepada saudara-saudaranya. Bukan perjalanan piknik yang sekedar ingin melihat-lihat keadaan dan potret sana-sini untuk disimpan dalam album kenangan.




Menyelamatkan Aqidah Jauh Lebih Penting




Yang jelas, proses recovery ini adalah tanggung jawab kita bersama, bukan tugas pemerintah semata. Selain itu, pemulihan pemahaman agama mereka menuju cara beragama yang benar; tauhid dan sunnah yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada umat ini, ini merupakan proyek besar bagi para da’i, relawan, dan dermawan yang ingin mencurahkan segenap kemampuannya di jalan dakwah tauhid yang mulia ini.

Kami tidak tahu, sampai kapan keadaan ini akan berlangsung. Yang jelas, kaum kufar -dengan segala persiapan mereka- telah bergerak dan melebarkan sayap-sayapnya di posko-posko pengungsian. Pintu mana pun akan mereka lalui untuk menggapai tujuan mereka. Apabila kita tidak segera berbuat, bisa jadi bencana kehilangan rumah pada akhirnya akan berubah menjadi bencana kehilangan aqidah, banjir bebatuan pun pada akhirnya akan berubah menjadi banjir kemusyrikan! Allahul musta’aan.

Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.

Agenda Tim Recovery Merapi YPIA

http://muslim.or.id/dari-redaksi/agenda-kegiatan-recovery-merapi-ypia-bulan-januari-2011.html

Anda Ingin Berpartisipasi?

Bantuan dapat disalurkan ke:

Rekening BNI UGM Yogyakarta

Nomor rekening 0125792540 a.n. Devi Novianti

Rekening Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta

Nomor rekening 0947008920 a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro

Rekening Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705

Nomor rekening 137-00-065.4879-2 a.n. Bintoro

Rekening BCA

Nomor rekening 0130537146 a.n. Hanif Nur Fauzi

Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:

Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi

Ke nomor :

0852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.)

atau

0856 4305 2159 (Nizamul Adli)

YM: ypiapeduli@yahoo.com

Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaan.


www.ypia.or.id

Selasa, Januari 11, 2011

Wahai Sahabat

Wahai Sahabat....mari
Tinggalkan Ma'siat
Segera Bertaubat
Taat kepada Allah
di setiap saat sehingga akhir hayat
semoga selamat dunia & akhirat
Ust. Ahmad Tukiran Maulina......Umbulharjo Cangkringan

Rabu, Januari 05, 2011

Donasi Buletin at-Tauhid

Posted on January 4, 2011 by Abu Mushlih


Dengan Rp.20 ribu setiap bulan,


anda bisa mendakwahi 30 orang setiap Jum’at…


Untuk memurnikan Aqidah dan mengamalkan Sunnah…


Keistimewaan Media


Buletin at-Tauhid merupakan media dakwah yang sangat efektif karena:

1.Isi artikel bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah


2.Panjang artikel tidak terlalu pendek sehingga bisa memberikan pemahaman yang lebih jelas, serta tidak terlalu panjang sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk membacanya


3.Dibagikan secara gratis kepada jama’ah


4.Terbit minimal sebanyak 22 rim (11000 eksemplar) setiap Jum’at


5.Disebarkan setiap hari Jum’at di masjid-masjid dimana kaum muslimin senantiasa mengunjunginya dalam rangka menjalankan ibadah sholat Jum’at


6.Disebarkan di 70 masjid lebih di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya (menerima pemesanan luar kota, biaya kirim ditanggung pemesan)


7.Bisa diakses dengan internet melalui web buletin.muslim.or.id


Pembaca Buletin:


Buletin at-Tauhid dibaca oleh berbagai lapisan masyarakat, mencakup:


1.Pejabat Pemerintahan


2.Dosen


3.Mahasiswa


4.Pelajar


5.Karyawan


6.Ibu Rumah Tangga


7.Masyarakat umum


Tema Pembahasan:


Buletin at-Tauhid mengangkat berbagai tema menarik, di antaranya:


1.Tafsir


2.Hadits


3.Fiqih


4.Aqidah dan Manhaj


5.Akhlak dan Adab


6.Problematika Kontemporer


7.Penyucian Jiwa/Tazkiyatun Nafs


Besar Donasi Bulanan


Donasi penerbitan buletin at-Tauhid tidak harus menyita banyak uang anda. Satu bendel buletin yang dibagikan kepada jama’ah terdiri dari 30 eksemplar. Biaya per 30 eksemplar hanya Rp.5.000,-. Contoh:


1.30 eksemplar buletin per pekan, Rp.20.000


2.60 eksemplar buletin per pekan, Rp.40.000


3.600 eksemplar buletin per pekan, Rp.400.000


Rekening Donasi


Bank BNI Syari’ah no rek. 011 9707 754 a.n. Syarif Mustaqim.


Bagi yang sudah mengirimkan donasi harap konfirmasi via sms ke nomor 0852 9210 0098 dengan format: tanggal transfer_nama_alamat_besar donasi_buletin


Update laporan donasi bisa dilihat di:


www.buletin.muslim.or.id


www.ypia.or.id


http://muslim.or.id/dari-redaksi/donasi-buletin-at-tauhid.html

Selasa, Januari 04, 2011

Bencana Membawa ‘Berkah’


Sebelum meletusnya Merapi......

Selepas Merapi....
Posted on January 3, 2011 by Abu Mushlih


Berkah, atau dalam ungkapan yang lebih lugas diartikan dengan kebaikan yang melimpah dan menetap. Berkah adalah milik Allah, yang ditetapkan ada pada sebagian individu, benda, tempat maupun waktu. Individu misalnya jasad Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Benda misalnya air zamzam. Tempat misalnya di Masjidil Haram. Waktu misalnya tanggal 9 Dzulhijjah di padang Arafah, Lailatul Qadar, dsb. Tidak boleh memastikan berkah ada pada sesuatu kecuali berdasarkan dalil. Sebab berkah adalah milik Allah, bukan hak milik kita.


Apabila dikatakan bahwa bencana Merapi ini membawa berkah, benarkah demikian? Sebagian orang menerjemahkan berkah itu dalam bentuk pasir yang melimpah. Sebagian lagi menafsirkannya dengan pemasukan retribusi kawasan wisata ‘bencana’ dan uang parkir yang terkumpul begitu banyak. Namun, terkadang orang lupa bahwa ternyata ada perkara lain yang lebih berarti bagi kehidupan mereka; yaitu kesadaran untuk kembali kepada Allah dan ajaran-Nya, bertaubat dan kembali taat kepada-Nya. Walau sayangnya hal ini tidak diperoleh semua orang. Hanya orang-orang yang dikehendaki Allah saja yang bisa menikmatinya.


Buktinya, ada juga da’i/penceramah di antara mereka yang menolak anggapan bahwa musibah datang karena kemaksiatan manusia. Musibah ini sekedar peristiwa alam yang telah ditakdirkan Allah. Jadi tidak ada sangkut-pautnya dengan dosa…, demikian dalam pandangannya. Hal itu jelas bertentangan dengan dalil-dalil yang ada dan fakta yang terbaca. Memang, tidak ada orang yang senang jika dirinya disalahkan. Namun kesadaran terhadap kekurangan dan kesalahan diri adalah pintu kebaikan yang harus dibuka lebar dan bukannya dikunci rapat-rapat.


Lebih dari sekali, kami melihat di antara pengungsi korban Merapi ini orang-orang yang baru mengenal sholat setelah musibah ini. Sebelumnya mereka tidak mengenal apa itu sholat, bagaimana caranya, apa bacaannya, padahal mereka mengaku muslim sebagaimana kita. Maka wajar sekali jika banyak anak-anak yang terlantar pendidikan agamanya, lha wong orang tuanya saja tidak pernah sholat. Allahul musta’an.


Masjid di pengungsian pun diisi oleh para jama’ah yang haus akan bimbingan dan motivasi. Mengapa mereka demikian? Banyak hal yang telah hilang dari mereka, tempat tinggal, fasilitas hidup, pekerjaan, dan yang paling mengenaskan apabila yang hilang adalah harapan dan cita-cita. Itulah yang mendorong alam bawah sadar mereka untuk kembali mendekat kepada Allah, memulangkan segala permasalahan kepada-Nya dan berharap kemurahan serta ampunan dari-Nya atas keteledoran di masa sebelumnya.


Bencana ini, seberat dan sepilu apapun, kami tak sanggup untuk menggambarkannya. Cukuplah kiranya anda renungkan bagaimana perasaan dan beban yang dialami oleh sebuah keluarga -bapak, ibu beserta anak-anaknya yang masih harus mengenyam pendidikan di sekolah- tatkala mereka kehilangan rumah yang selama ini mereka tinggali, tempat menjalin kasih sayang dan merenda masa depan… kini itu semua telah lenyap dari kehidupan mereka tanpa sebongkah batu-bata pun yang tersisa, tanpa atap yang menaungi mereka dari teriknya panas matahari dan guyuran hujan lebat… Hidup di pengungsian…, menanti berkah dan karunia dari Allah…, mengetuk pintu taubat dan berusaha untuk kembali kepada-Nya.


Adakah yang peduli dan masih bersemangat untuk membantu mereka? Ataukah berita duka ini telah hilang dan dihanyutkan oleh berita ‘kekalahan’ Tim Nasional kita? Apakah kekalahan sebuah tim sepak bola yang hanya berjumlah 11 orang bisa melupakan bangsa ini dari bencana yang menimpa ribuan warga lereng Merapi yang telah kehilangan 2000 rumah mereka? Masih adakah orang-orang berakal yang mau membantu saudaranya..? Sesungguhnya hanya kepada Allah kami berharap, dan hanya kepada-Nya kami memohon pertolongan. Wallahu waliyyut taufiq.


Bantuan dapat disalurkan melalui:


Rekening BNI UGM Yogyakarta


Nomor rekening 0125792540 a.n. Devi Novianti


Rekening Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta


Nomor rekening 0947008920 a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro


Rekening Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705


Nomor rekening 137-00-065.4879-2 a.n. Bintoro


Rekening BCA


Nomor rekening 0130537146 a.n. Hanif Nur Fauzi


Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:


Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi


Ke nomor :


0852 5205 2345 (Wiwit Hardi P.)


atau


0856 4305 2159 (Nizamul Adli)


YM: ypiapeduli@yahoo.com


Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaan.


Laporan Donasi dan Perkembangan Kegiatan bisa dilihat di website:


www.muslim.or.id


www.ypia.or.id

Kamis, Desember 16, 2010

Tentara Pun Bersujud Kepada-Nya



Beberapa hari ini, musholla peduli bencana Merapi di sebelah utara Stadion Maguwoharjo kedatangan jama’ah yang istimewa. Mereka adalah para tentara, prajurit-prajurit bangsa yang siap siaga mengerahkan tenaganya untuk membantu para pengungsi yang tengah dirundung duka akibat musibah erupsi Merapi. Kehilangan rumah, kehilangan harta, kehilangan sanak saudara, kehilangan usaha, kehilangan ternak, bahkan kehilangan cita-cita… Inilah mendung yang menggelayuti alam pikiran banyak pengungsi.


“Saya mau pulang kemana?”. “Saya mau kerja apa?”. “Saya mau makan apa?”. “Anak saya bagaimana?”. Itulah sebagian tanda tanya besar yang merasuk dalam hati mereka, mengusik pikiran dan terkadang harus memecahkan tangisan dan lelehan air mata… Hanya Allah tempat kami meminta pertolongan dari segala keburukan dan kesusahan yang terpampang di depan mata… Oleh sebab itu wajarlah apabila banyak sekali pihak yang menangkap kesedihan mereka dan mewujudkannya dalam berbagai bentuk kepedulian dan bantuan. Dan para tentara itu, saya rasa juga memiliki empati yanag dalam terhadap penderitaan yang sedang dialami oleh saudara-saudara mereka. Tidak tanggung-tanggung, Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) hari ini datang ke Maguwo meninjau kinerja anak buahnya dalam menjalankan tugas-tugas mereka dalam program rehabilitasi dan recovery pasca bencana ini. Sesuatu yang layak untuk dihargai dan mendapatkan perhatian dari anak-anak negeri.


Tatkala waktu sholat Zhuhur tiba, mereka pun berdatangan menghadiri sholat jama’ah dengan seragam mereka yang khas, baju loreng dan sepatu tentara yang kemudian mereka lepas di depan musholla. Mereka ganti sepatu itu dengan sandal jepit yang disediakan di sana -yang bahkan kanan dan kirinya tidak serasi-, melangkah ke tempat wudhu dan bersuci untuk menghadap Rabb langit dan bumi, menunaikan kewajiban sholat 5 waktu, sesuatu yang lebih mereka cintai daripada jabatan yang mereka miliki. Tak lama kemudian, mereka telah larut dalam ibadah agung yang mencerminkan keimanan seorang mukmin di hadapan Rabbnya. Sebuah ibadah -yang kalau dikerjakan dengan sepenuh hati- tentu akan menahan diri pelakunya dari perbuatan keji dan mungkar…


Selepas sholat dan berdzikir, mereka pun beranjak pergi meninggalkan musholla ini. Namun, di tengah langkah mereka datanglah sosok da’i sederhana yang menawarkan buletin dakwah kepada mereka. Bukan itu saja yang ditawarkannya, akan tetapi buku ushul tsalatsah (tiga landasan utama), hadits arba’in, panduan dzikir dan doa, bahkan tak lupa beberapa butir korma dan air minum pun ditawarkan olehnya. Sungguh, pemandangan yang menyejukkan sekaligus mencerminkan kejernihan sikap seorang da’i. Bukan hanya pengungsi atau korban erupsi merapi yang butuh dakwah, bahkan bapak-bapak tentara ini pun semestinya diperhatikan. Jangan sia-siakan kesempatan ini… “Sungguh, apabila Allah menunjuki seorang saja dengan perantara dirimu, itu jauh lebih baik daripada onta-onta merah.”


Melalui kepedulian semacam inilah, disertai kesadaran yang tertancap kuat di dalam hati, kesabaran dalam menghadapi kesulitan, keinginan yang kuat untuk membantu sesama, segala beban berat dan penderitaan para pengungsi dan korban erupsi -dengan izin Allah- akan sedikit demi sedikit terkurangi. Apalagi mereka adalah saudara kita, yang bersujud kepada Rabb yang sama, mengikuti Nabi yang sama, dan memegang teguh agama yang sama. Walaupun dalam beberapa perkara mereka tergelincir -itupun karena ketidakpahaman mereka-, namun mereka adalah saudara kita, yang barangkali hati mereka jauh lebih bersih daripada hati kita, mereka lebih sabar dan ikhlas daripada kita, bahkan mungkin lebih banyak perjuangan dan pengorbanannya untuk membela agama…


Oleh sebab itulah, kepedulian kita kepada mereka merupakan konsekuensi dari perasaan cinta karena Allah (baca: aqidah) yang tertanam dalam hati setiap mukmin. Laa yu’minu ahadukum hatta yuhibba li akihi maa yuhibbu li nafsihi, “Tidak sempurna keimanan salah seorang di antara kalian sampai dia menyukai kebaikan bagi saudaranya sebagaimana yang dia sukai bagi dirinya sendiri.”


Sekarang, marilah kita bertanya sejauh mana bukti kesempurnaan iman itu ada dan tertancap di dalam hati kita? Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin.


Yogyakarta, 8 Muharram 1432 H/ 14 Desember 2010


Bantuan dapat disalurkan ke:


Rekening BNI UGM Yogyakarta


Nomor rekening 0125792540 a.n. Devi Novianti


Rekening Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta


Nomor rekening 0947008920 a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro


Rekening Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705


Nomor rekening 137-00-065.4879-2 a.n. Bintoro


Rekening BCA


Nomor rekening 0130537146 a.n. Hanif Nur Fauzi


Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:


Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi


Ke nomor :


0852 5205 2345 begin_of_the_skype_highlighting 0852 5205 2345 end_of_the_skype_highlighting (Wiwit Hardi P.)


atau


0856 4305 2159 (Nizamul Adli)


YM: ypiapeduli@yahoo.com


Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaan.


Laporan Pemasukan per 12 Desember 2010


http://muslim.or.id/dari-redaksi/update-12-des-laporan-pemasukan-donasi-tanggap-merapi.html


Profesor Simon Pimpin Rapat Rehabilitasi Masjid Pasca Bencana


http://ypia.or.id/prof-simon-pimpin-rapat-rehabilitasi.html


Susunan Tim Rehabilitasi


http://ypia.or.id/revisi-susunan-panitia-rehabilitasi-dan-recovery-masjid.html

Rabu, Desember 15, 2010

Bantuan Untuk Perbaikan Masjid ( Korban Gn.Merapi )

Gambaran Masjid sebelum.....meletusnya Merapi.........


Dibutuhkan bantuan untuk perbaikan masjid Al-Fath, Balong, Umbulharjo, Cangkringan , dengan kebutuhan sebagai berikut :


•Cat tembok warna krem 4 kaleng, warna biru laut 1 kaleng

•rol kuas 4 pcs


•kuas biasa 2 pcs


•asbes 14 lembar denga panjang 2,5 m


•gen set kecil senilai Rp 1.200.000 ( untuk penerangan masjid ) > sangat dibutuhkanBantuan dapat disalurkan ke:


Rekening BNI UGM Yogyakarta


Nomor rekening 0125792540 a.n. Devi Novianti


Rekening Bank Syari’ah Mandiri Cabang 094 Kaliurang Yogyakarta


Nomor rekening 0947008920 a.n. Ginanjar Indrajati Bintoro


Rekening Bank Mandiri Cabang Yogyakarta Gedung Magister 13705


Nomor rekening 137-00-065.4879-2 a.n. Bintoro


Rekening BCA


Nomor rekening 0130537146 a.n. Hanif Nur Fauzi

Bagi anda yang telah berpartisipasi, harap mengkonfirmasikan diri kepada kami melalui sms dengan format sebagai berikut:


Nama/Alamat/TanggalKirim/JumlahUang/RekeningTujuan/Merapi


Ke nomor :


0852 5205 2345 begin_of_the_skype_highlighting 0852 5205 2345 end_of_the_skype_highlighting (Wiwit Hardi P.)


atau


0856 4305 2159 (Nizamul Adli)


YM: ypiapeduli@yahoo.com


Atas partisipasi dan perhatian anda kami ucapkan jazaakumullahu khairaan