Laman

Tampilkan postingan dengan label Mutiara Kata.... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Kata.... Tampilkan semua postingan

Jumat, Desember 03, 2010

Keberuntungan

Abu Mushlih Ari Wahyudi 03 Desember jam 14:01 Balas• Laporkan




Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Keberuntungan paling besar di dunia ini adalah kamu menyibukkan dirimu di sepanjang waktu dengan perkara-perkara yang lebih utama dan lebih bermanfaat untukmu kelak di hari akherat. Bagaimana mungkin dianggap berakal, seseorang yang menjual surga demi mendapatkan sesuatu yang mengandung kesenangan hanya sesaat? Orang yang benar-benar mengerti hakekat hidup ini akan keluar dari alam dunia dalam keadaan belum bisa menuntaskan dua urusan; menangisi dirinya sendiri -akibat menuruti hawa nafsu tanpa kendali- dan menunaikan kewajiban untuk memuji Rabbnya. Apabila kamu merasa takut kepada makhluk maka kamu akan merasa gelisah karena keberadaannya dan menghindar darinya. Adapun Rabb (Allah) ta’ala, apabila kamu takut kepada-Nya niscaya kamu akan merasa tentram karena dekat dengan-Nya dan berusaha untuk terus mendekatkan diri kepada-Nya.” (al-Fawa’id, hal. 34)


di copas sewaktu makan malam bersama keluarga.....sayed restaurant johor bahru

Sabtu, Agustus 14, 2010

~ Sabarlah, Niscaya Kelapangan Begitu Dekat (Bait Sya'ir Imam Syafi'i) ~


Minggu, 27 Juni 2010 00:00 Muhammad Abduh Tuasikal
Faedah Ilmu - Faedah Ilmu

Sabar menanti adanya kelapangan adalah solusi paling ampuh dalam menghadapi masalah, bukan dengan mengeluh dan berkeluh kesah.


Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah berkata dalam bait syair,



صَبرا جَميلا ما أقرَبَ الفَرجا ... مَن رَاقَب الله في الأمور نَجَا ...

مَن صَدَق الله لَم يَنَلْه أذَى ... وَمَن رَجَاه يَكون حَيثُ رَجَا ...

Bersabarlah yang baik, maka niscaya kelapangan itu begitu dekat.



Barangsiapa yang mendekatkan diri pada Allah untuk lepas dari kesulitan, maka ia pasti akan selamat.



Barangsiapa yang begitu yakin dengan Allah, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan.



Barangsiapa yang selalu berharap pada-Nya, maka Allah pasti akan memberi pertolongan.



Faedah ilmu berharga dari: Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 14/ 392, Muassasah Qurthubah


Artikel www.rumaysho.com



Muhammad Abduh Tuasikal

Sabtu, Maret 06, 2010

Catatan kecilq....kunci-kunci kebaikan.





Catatan Nurman Membuka Toko:
catatan kecilq:kunci-kunci kebaikan.

Ibnu Qayim al-Jauziyah –rahimahullah- berkata :

“Allah telah menjadikan kunci sebagai pembuka setiap perkara yang dituntut. Dia menjadikan kunci shalat adalah bersuci, sebagaimana sabda Nabi –shalallahu ‘alaihi wa sallam –

“ Kunci sholat adalah bersuci” ( HR. Abu Dawud dan Tirmidzi, disahihkan olah al-Bani dalam sahih al-Jami’ )

Dan kunci haji adalah ihram.

Kunci kebajikan adalah kejujuran.

Kunci surga adalah tauhid.

Kunci ilmu adalah sikap yang baik dalam bertanya dan mendengar.

Kunci pertolongan dan kemenangan adalah kesabaran.

Kunci bertambahnya nikmat adalah syukur.

Kunci kewalian kecintaan dan dzikir.

Kunci keberuntungan adalah takwa.

Kunci taufiq adalah raghbah ( rasa harap yang disertai dengan amalan dan rahbah ( rasa takut yang disertai dengan amalan ).

Kunci ijabah ( sambutan Allah ) adalah do’a.

Kunci cinta akhirat adalah zuhud terhadap dunia.

Kunci iman adalah memikirkan perkara yang Allah serukan untuk difikirkan oleh hamba-hambaNya.

Kunci untuk menjumpai Allah adalah ketundukan hati dan keselamatan hati untuk-Nya, ikhlas kepadaNya dalam cinta, benci, berbuat dan meninggalkan sesuatu.

Kunci hidupnya hati adalah tadabbur ( memperhatikan dan merenungi ) al-Qur’an, merendahkan diri waktu sahar ( waktu malam sebelum fajar ) dan meninggalkan dosa.

Kunci mendapatkan rahmat adalah berbuat ihsan dalam beribadah kepada al-Khaliq ( sang Pencipta ) dan berusaha memberi manfaat kepada hamba-hambaNya.

Kunci rizki adalah usaha yang disertai istighfar dan takwa.

Kunci kemuliaan adalah ketaatan kepada Allah dan RosulNya.

Kunci persiapan diri untuk akhirat adalah memperpendek angan – angan. Dan kunci segala kabaikan adalah kecintaan kepada Allah dan negeri akhirat.

Sedangkan kunci segala keburukan adalah cinta dunia dan panjang angan- angan..

Ini adalah permasalahan agung yang merupakan permasalahan ilmu paling bermanfaat. Yaitu mengetahui kunci – kunci kebaikan dan keburukan. Tidak ada yang mendapatkan taufik untuk mengetahui dan memperhatikannya kecuali orang yang memiliki bagian dan taufik yang besar” ( al-Jawabul Kafi, hal 100 )


tulisan & foto Akhi Nurman.....

Kamis, Agustus 27, 2009

Bersemilah Ramadhan

Bersemilah Ramadhan.....


Wahai Engkau yang tidak cukup melakukan dosa

pada (bulan) Rajab ...


Lalu Engkau sambung kembali pada bulan Sya'ban...

Telah datang bulan puasa kepadamu setelah keduanya ...

Janganlah engkau jadikan lagi bulan itu bulan dosa ...


Bacalah Al-Qur'an dan bersugguhlah dalam bertasbih ...


Karena bulan itu bulan Al-Qur'an dan tasbih ...


Berapa banyak yang engkau kenal mereka yang berpuasa ...


Dari keluarga, tetangga dan saudara ...


Mereka telah dimusnahkan oleh kematian, menyisakan dirimu ...


Alangkah dekatnya yang sekarang dengan yang terdahulu .....



Ustaz Armen Halim Naro Rahimullah
Lungsuri www.kajian.net



Rabu, Agustus 26, 2009

Buhul Cinta

Cinta adalah air kehidupan bahkan ia
adalah rahasia kehidupan...

Cinta adalah kelezatan ruh bahkan ia
adalah ruh kehidupan...

Dengan cinta menjadi terang semua kegelapan...

Dengan cinta akan cerah alam kemanusiaan...

Dengan cinta akan bersemi perasaan...dan dengan cinta akan jernih
segala pikiran...

Karena cinta, semua kesalahan akan dimaafkan...Karena cinta, semua kelalaian
akan diampunkan...

Karena cinta, akan dibesarkan arti kebaikan...

Tidakkah Anda melihat rusa betina mendekatkan diri
kepada pejantannya?!

Tidakkah tanah yang tandus merindukan curahan hujan?!

Tidakkah Anda melihat alam gembira menyambut kedatangan musim semi?!

Itu semua atas nama cinta...Ya atas nama cinta!

Sekiranya lautan mempunyai pantai dan sekiranya sungai
mempunyai muara...

Dan sekiranya jalan punya tapal batasnya...

Maka lautan cinta tidak berpantai dan sungai cinta tidak bermuara...
serta jalan cinta tidak terbatas...

Ustaz Armen Halim Naro Rahimullah.
Lungsuri kajian: www.kajian.net